Tampilkan postingan dengan label gol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gol. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Agustus 2011

Jadwal Tanding Timnas Indonesia Grup E Pra-Piala Dunia 2014

Dari hasil drawing, Timnas Indonesia tergabung dalam grup E kualifikasi grup Pra-Piala Dunia 2014 Brasil. Firman Utina Cs akan melakoni laga pertama menghadapi Iran, tim unggulan Grup E.
Laga yang digelar 2 September mendatang di Teheran melaewan Iran. Kemudian pasukan Garuda akan menjamu Bahrain di Stadion Glora Bung Karno, 6 September. Berikut jadwal pertandingan Timnas Indonesia di ajang Pra-Piala Dunia 2014:

Rabu, 08 Desember 2010

Kapan Ya Bisa Sesemangat Nonton Bola...??

Wah musim pertandingan bola udah dateng. Hiburan gratis satu ini kata orang seru abiesss. Bener bener heran deh, magnetnya nggaaakk ada matinya. Addicted banget. Buat yang ini juga, beh, dijamin persiapannya cihuy punya'. Dari pagi udah mengkapling tempat duduk, VVIP, alias paling depan en ternyaman. Nggak lupa sediain camilan plus minuman, biar tambah asyik nontonnya. Padahal jadwal mainnya masih kapan hari gitu, heee. Jam malam pun nggak masalah boss, mata tinggal stengah watt juga kalo judulnya nonton, wah tetep...lanjuut. Selanjutnya, Semangat membara pun di usung (lebay!!) demi melihat tim kesayangan. dan kalo sampe kemenangan terjadi, gooolllll .. suara teriakan menggelegar, nembus dari depan rumah mpe kebelakang. Rame bener dah.

Selasa, 06 Juli 2010

Hakim Garis Jerman-Inggris Sedih Karena Salah

Viola Kurniawati - Piala Dunia

Jakarta - Hakim garis yang "bertanggung jawab" atas kontroversi pertandingan Jerman-Inggris di babak 16 besar mengungkapkan situasi ketika tembakan Frank Lampard di menit 39 tidak diputuskan sebagai gol.

Mauricio Espinosa ikut disalahkan bersama wasit Jorge Larrionda, oleh keputusan mereka yang tidak menganggap gol tendangan keras Lampard, padahal bola cukup jauh melewati garis gawang Manuel Neuer.

Espinosa mengaku dirinya luput mengamati posisi jatuhnya bola karena terjadi begitu cepat. Ia tidak memberi isyarat terjadi gol, dan Larrionda pun melanjutkan pertandingan. Inggris kalah 1-4 dalam pertandingan tersebut.

"Itu adalah tembakan yang sangat cepat sehingga saya tidak bisa melihat dengan jelas, walaupun posisi saya tepat," ujar sang hakim garis kepada harian El Pais.

"Kami baru menyadari apa yang terjadi setelah melihat (siaran ulang) TV. Saya sangat sedih karena kami sudah mempersiapkan begitu lama untuk Piala Dunia."

Espinosa dan Larrionda akhirnya membayar kesalahannya dengan tidak lagi diikutsertakan lagi sebagai ofisial di sisa turnamen. Pria asal Uruguay ini juga telah dipulangkan oleh FIFA dari Afrika Selatan.

"Hal seperti ini bisa terjadi kepada siapa saja. Sialnya itu terjadi pada kami. Anda hanya harus bisa menerimanya. Hidup harus jalan terus," imbuhnya.

Larrionda sendiri sewaktu melihat tayangan ulang insiden itu di ruang ganti, saat jeda babak pertama, dilaporkan sampai berseru "Oh, Tuhan!", pertanda ia menyadari kesalahannya itu.
detik.com

Minggu, 13 Juni 2010

Gol Carlos Vela offside atau tidak ? Kami jelaskan...!!!

Anda menyaksikan pertandingan Piala dunia antara tuan rumah Afsel dengan Mexico.
Pasti anda bertanya tanya tentang gol Carlos Vela...???

Gol Carlos Vela dalam laga pembuka Piala Dunia 2010 antara Afrika Selatan melawan Meksiko dianulir oleh wasit. Banyak dari penggila sepakbola sekaliber komentator RCTI yang bingung karena melihat jelas tidak adanya offside atau pelanggaran sebelum gol terjadi.

Salah satu peraturan paling mendasar dari FIFA mengenai offside berbunyi kurang lebih: Pemain dalam situasi menyerang tidak boleh lebih dekat dengan garis gawang tim lawan ketimbang pemain terakhir kedua tim lawan yang bertahan.

Coba saksikan video YouTube ini dan baca penjelasan sederhana kami di bawah.



Ok bila Anda telah saksikan video tersebut, coba baca penjelasan sederhana berikut:

Coba pembaca andaikan Steven Pienaar yang berdiri sendirian dekat tiang gawang adalah seorang kiper, sementara kiper Meksiko sesungguhnya Oscar Perez adalah seorang pemain belakang. Pengandaian ini hanya untuk memudahkan saja karena rata-rata penggila bola lebih terbiasa dengan situasi offside dimana kiper sebagai pemain terakhir, sedangkan dalam kasus ini, keadaan justru sebaliknya, sehingga terlihat tidak biasa.

Jadi saat bola disundul oleh Giovani dos Santos, kiper Meksiko (Oscar Perez) sebagai pemain terakhir kedua sudah terlebih dahulu maju, dan posisi Vela yang lebih dekat ke garis gawang ketimbang kiper Meksiko membuatnya berada dalam posisi offside.

Cerita mungkin berbeda bila Vela tidak menyentuh bola sama sekali, maka bila sundulan dari Santos masuk ke gawang, gol selayaknya tidak dianulir, karena Vela biar berada dalam posisi offside, tidak terlibat langsung permainan.

Atau bisa juga misalnya tendangan sudut tak sempat di sundul Santos dan bola langsung sampai kepada Vela dan menjadi gol, maka posisi Vela takkan disebut offside karena Vela menjadi orang pertama yang mengolah bola setelah tendangan sudut dilakukan.

Dapat gambarannya? :)

Jadi memang benar keputusan wasit, Carlos Vela offside, dan gol tidak sah.